OTO Tips28 Juli 20222 menit

Cara Terbaik Mengeringkan Helm

Buat para pengendara motor, jangan pernah nekat keringkan busa helm yang basah pakai hair dryer, soalnya nanti bisa timbul akibat yang sangat buruk. Busa helm bisa … Cara Terbaik Mengeringkan Helm Read More »

ardi Publish 28 Juli 2022
Cara Terbaik Mengeringkan Helm

Buat para pengendara motor, jangan pernah nekat keringkan busa helm yang basah pakai hair dryer, soalnya nanti bisa timbul akibat yang sangat buruk.

Busa helm bisa basah usai dicuci atau akibat terkena air saat berkendara dalam kondisi hujan.

Namun, jangan pernah sekali-sekali Anda mengeringkan busa helm yang basah pakai hair dryer.

Meski praktis dan membuat busa helm yang basah cepat kering, hal itu ternyata bisa merusak busa helm.

Sesungguhnya, hawa panas yang keluar dari hair dryer bisa merusak busa helm.

Hawa panas itu bisa membuat busa helm jadi mudah kempes, efeknya helm tidak enak dipakai setelahnya. Busa helm yang kempes bikin helm terasa longgar dan rawan terlepas ketika digunakan.

Akibat yang paling mungkin terjadi adalah helm Anda akan “oblak” ketika dipakai dan bisa menjadi bahaya seandainya terjadi crash.

Oleh karena itu, untuk pengeringan busa helm yang basah disarankan untuk dikeringkan dengan suhu ruangan saja, bahkan dijemur di bawah sinar matahari langsung pun sebenarnya bisa merusak kualitas busa helm.

Apalagi kalau Anda pernah lihat cuci helm yang ada di mall, itu juga sebaiknya dihindari karena mereka mengeringkan helm dengan menggunakan pemanas.

Bahkan, mengeringkan dengan cara memasukan satu helm utuh ke pemanas seperti yang dilakukan jasa cuci helm itu efeknya bisa lebih bahaya.

Jadi, nanti tidak hanya busa pipi yang rusak, tapi lapisan sytrofoam atau EPS helm juga bisa rusak jika dikeringkannya dengan cara dipanaskan seperti itu.

Jika EPS sampai rusak, kemampuan helm dalam melindungi kepala saat terjadi benturan juga ikut berkurang.

Makanya, paling aman buat keringkan busa helm cukup dengan cara di diamkan di dalam ruangan saja sampai kering.

Terkait

Artikel Terkait

Lihat Semua Artikel
Artikel sebelumnya: Mau Motor Irit, Jangan Isi Oli Lebih dari Anjuran Kapasitas Pabrikan Artikel berikutnya: Penggunaan Engine Flush Aman, Asalkan…